π π *SELINTAS PANDANG PESANTREN
TAHFIDZ LATANSA QUR’ANI* π π
πΊ
Berdirinya Pesantren Tahfidz Latansa Qur'ani berawal dari semangat Ustadz Yusa
Faisal Mustofa al Hafidz yang mempunyai niat dan tekad kuat ingin menjadi Hamba
Allah Ta'ala yang bermanfaat bagi oranglain, serta menjadikan ilmunya
bermanfaat dan besar harapan bisa menjadi pahala yang terus mengalir sampai di
akhirat. Serta dorongan amanah dan motivasi dari masyarakat sekitar untuk
mendirikan tempat menghafal Qur’an bagi anak-anak usia sekolah dasar. Oleh
karenanya, pada Selasa, 5 Mei 2015 M (16 Rajab 1436 H), bersama dengan Kedua
Saudaranya yaitu, Ustadz Eka Warnasari Romadhona dan Ustadz Burhanuddin Ali,
dibentuklah Pesantren Tahfidz tersebut.
πΊ
Kegiatan pembelajaran diawali di sebuah rumah penduduk di desa Parung dan
Paninggaran yang dialihfungsikan menjadi kelas belajar. Setiap 1 pekan dua
kali, para santri non-mukim yang sebagian besarnya adalah murid SD-SMP datang
untuk mendalami Tahsin dan Tahfidz Al-Quran.
πΊ
Pesantren Tahfidz mulai terbuka untuk santri mukim sejak 06 November 2018 (28
Safar 1440 H). Dengan total santri non-mukim sebanyak 150 anak dan santri mukim
(akhwat) sebanyak 13 orang yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Darma,
adanya tempat belajar permanen dirasa perlu untuk diperhatikan.
πΊ
Alhamduillah, dengan izin Allah Ta'ala dan dengan adanya bantuan berbagai pihak
dan muhsinin, saat ini bangunan pesantren yang bertempat di desa Paninggaran Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Jawa Barat
sedang dalam proses pembangunan. Satu dari dua gedung sedang dalam proses
penyelesaian. Bangunan ini terdiri dari 2 ruang kelas, 2 ruang tinggal bagi
para santri, dan 1 ruang unit usaha.
πΊ
Pesantren Tahfidz Latansa Qur’ani In Sha Alloh terus berusaha dan berkomitmen
untuk:
1. Menanamkan
Nilai-nilai Al-Qur'an dalam Kehidupan Sehari-hari.
2. Membimbing,
Membina, dan Mengajarkan Bacaan Al-Qur'an dengan Baik dan Benar.
3. Mendidik dan
Membentuk Generasi Pemimpin Ummat yang Unggul menuju terbentuknya Khoiru Ummah.
4.
Menyelenggarakan Pendidikan Dasar, Menengah, dan Atas Penghafal Al-Qur'an
berbasis Pesantren.
5. Menanamkan
Nilai-nilai Ketauhidan Sejak Dini Guna Terbentuknya Hati yang Salim.
Dengan demikian,
harapannya Pesantren Tahfidz Latansa Qur’ani Menjadi Lembaga Pendidikan
Pencetak Kader-Kader Pemimpin Ummat Hafidz Qur’an Dan Berpengetahuan Luas Yang
Berlandaskan Tauhid.
Kegiatan sekarang ini Alhamdulillah dibagi
menjadi dua kategori:
1. Santri Tahfidz Mukim
Santri Tahfidz Mukim adalah Santri yang
setiap harinya menetap di Pesantren Tahfidz Latansa Qur'ani, termasuk di
dalamnya mengikuti pendidikan dan pengajaran.
2. Santri Tahfidz Non Mukim
Santri Tahfidz Non Mukim adalah Santri
yang mengikuti program Pesantren Tahfidz 1 pekan dua kali.
Insya Alloh besar harapan kami kegiatan
ini hanya untuk lillahita'ala. Semoga Alloh Ta'ala senantiasa menjaga hati kami
agar selalu ikhlas dan sabar karena Alloh Ta'ala.
Sintesa
Dengan tekad untuk menjadi sebuah
lembaga pendidikan berkualitas, Pesantren Tahfidz Modern Latansa Qur’ani
bercermin pada lembaga-lembaga pendidikan internasional terkemuka. Empat
lembaga pendidikan yang menjadi sintesa Pondok Tahfidz Modern Latansa Qur’ani
adalah:
- Universitas
Al-Azhar Kairo Mesir, yang memiliki wakaf yang sangat luas sehingga mampu
mengutus para ulama ke seluruh penjuru dunia, dan memberikan beasiswa bagi
ribuan pelajar dari berbagai belahan dunia untuk belajar di Universitas
tersebut.
- Aligarh, yang
terletak di India, yang memiliki perhatian sangat besar terhadap perbaikan
sistem pendidikan dan pengajaran.
- Syanggit, di
Mauritania, yang dihiasi kedermawanan dan keihlasan para pengasuhnya.
- Santiniketan, di
India, dengan segenap kesederhanaan, ketenangan dan kedamaiannya.
Struktur
Lembaga tertinggi dalam organisasi
Balai Pendidikan Pondok Tahfidz Modern Latansa Qur’ani ialah Badan Wakaf. Badan
Wakaf adalah semacam badan legislatif yang beranggotakan 15 orang,
bertanggungjawab atas segala pelaksanaan dan perkembangan pendidikan dan
pengajaran di Pondok Tahfidz Modern. Untuk tugas dan kewajiban keseharian
amanat ini dijalankan oleh Pimpinan Pondok.
Pimpinan Pondok Tahfidz Modern Latansa
Qur’ani merupakan semacam badan eksekutif yang dipilih oleh Badan Wakaf setiap
5 tahun sekali. Dengan demikian Pimpinan Pondok adalah mandataris Badan Wakaf
yang mendapatkan amanah untuk menjalankan keputusan-keputusan Badan Wakaf dan
bertanggungjawab kepada Badan Wakaf Pondok Tahfidz Modern Latansa Qur’ani.
Pimpinan Pondok Tahfidz Modern Latansa
Qur’ani, di samping memimpin lembaga-lembaga dan bagian-bagian di Balai
Pendidikan Pondok Tahfidz Modern Latansa Qur’ani, juga berkewajiban mengasuh
para santri sesuai dengan sunnah Balai Pendidikan Pondok Tahfidz Modern Latansa
Qur’ani. Adapun lembaga-lembaga dan atau bagian-bagian yang dibawahi Pimpinan
Pondok Tahfidz Modern Latansa Qur’ani adalah sebagai berikut:
1.
Lembaga pendidikan Menengah dan
Atas yaitu SMP dan SMA TAHFIDZ LATANSA QUR’ANI dengan masa belajar 6 tahun.
2.
Lembaga Pengasuhan Santri yang
mengurusi bidang pengasuhan santri khususnya bidang ekstra kurikuler. Lembaga
ini membawahi tiga organisasi santri:
a.
Organisasi Pelajar Pondok
tahfidz Modern (OPPM), yaitu organisasi santri tahfidz Latansa Qur’ani.
b.
Koordinator Gugusdepan Pondok
Tahfidz Modern Latansa Qur’ani, yakni organisasi kepramukaan santri Latansa
Qur’ani.
3.
Lembaga yang bergerak dalam
bidang penggalian dana, pemeliharaan, perluasan, dan pengembangan aset-aset
Pondok yang disebut Yayasan Pemeliharaan dan Perluasan Wakaf Pondok tahfidz
Modern (YPPWPM).
4.
Lembaga wadah pemersatu para
alumni Latansa Qur’ani yang disebut Ikatan Keluarga Pondok tahfidz Modern
Latansa Qur’ani (IKPM LQ).
Di samping kelima lembaga di atas, ada
bagian-bagian tertentu yang dibentuk untuk memperlancar proses pendidikan dan
pengajaran di Pondok. Bagian-bagian tersebut adalah:
1. Bagian pembinaan masyarakat yang
disebut Pusat Latihan Manajemen dan Pengembangan Masyarakat (PLMPM).
2. Bagian yang menangani pergedungan
yang disebut Bagian Pembangunan Pondok tahfidz Modern Latansa Qur’ani.
3. Bagian yang menangani unit-unit
usaha milik Pondok yang disebut Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) La Tansa
Qur’ani.
4. Bagian yang bergerak di bidang
pelayanan kesehatan santri dan masyarakat yaitu Balai Kesehatan Santri dan
Masyarakat (BKSM).
PALSAFAH
LATANSA QUR’ANI
Panca Jangka
Dalam rangka mengembangkan dan
memajukan Balai Pendidikan Pondok tahfidz Modern Latansa Qur’ani, dirumuskanlah
Panca Jangka yang merupakan program kerja Pondok yang memberikan arah dan
panduan untuk mewujudkan upaya pengembangan dan pemajuan tersebut.
Adapun Panca Jangka itu meliputi
bidang-bidang berikut :
1. Pendidikan dan Pengajaran
Maksud jangka ini adalah berusaha
secara maksimal untuk meningkatkan dan menyempurnakan pendidikan dan pengajaran
di Pondok tahfidz Modern Latansa Qur’ani. Usaha ini tercatat dalam sejarah
perjalanan Pondok ini yang dimulai dengan pendirian Rumah Tahfidz pada tahun
2015M/1436H. Adapun cita-cita selanjutnya adalah mendirikan SMP dan SMA Tahfidz
Latansa Qur’ani.
2. Kaderisasi
Sejarah timbul dan tenggelamnya suatu
usaha, terutama hidup dan matinya pondok-pondok di tanah air, memberikan
pelajaran kepada para pendiri Pondok tentang pentingnya perhatian terhadap
kaderisasi. Sudah banyak riwayat tentang pondok-pondok yang maju dan terkenal
pada suatu ketika, tetapi kemudian menjadi mundur dan bahkan mati setelah
pendiri atau kyai pondok itu meninggal dunia. Di antara faktor terpenting yang
menyebabkan kemunduran ataupun matinya pondok-pondok tersebut adalah tidak
adanya program kaderisasi yang baik.
Bercermin pada kenyataan ini, Pondok
Tahfidz Modern Latansa Qur’ani memberikan perhatian terhadap upaya menyiapkan
kader yang akan melanjutkan cita-cita Pondok.
3. Pergedungan
Jangka ini memberikan perhatian kepada
upaya penyediaan prasarana dan sarana pendidikan dan pengajaran yang layak bagi
para santri.
4. Chizanatullah
Di antara syarat terpenting bagi
sebuah lembaga pendidikan agar tetap bertahan hidup dan berkembang adalah
memiliki sumber dana sendiri. Sebuah lembaga pendidikan yang hanya
menggantungkan hidupnya kepada bantuan pihak lain yang belum tentu didapat
tentu tidak dapat terjamin keberlangsungan hidupnya. Bahkan hidupnya akan
seperti ilalang di atas batu, “Hidup enggan, mati tak hendak”.
Di antara usaha yang telah dan sedang
dilakukan untuk memenuhi maksud ini adalah membentuk suatu badan khusus yang
mengurusi dana, bernama Yayasan Pemeliharaan dan Perluasan Badan Wakaf Pondok
tahfidz Modern (YPPWPM). Yayasan ini mengurusi dan mengembangkan harta wakaf
milik pondok.
5. Kesejahteraan Keluarga Pondok
Jangka ini bertujuan untuk
memberdayakan kehidupan keluarga-keluarga yang membantu dan bertanggungjawab
terhadap hidup dan matinya Pondok secara langsung, sehingga mereka itu tidak
menggantungkan penghidupannya kepada Pondok. Mereka itu hendaknya dapat memberi
penghidupan kepada Pondok. Sesuai dengan semboyan : “Hidupilah Pondok dan
jangan menggantungkan hidup kepada Pondok”.
Panca Jiwa
Seluruh kehidupan di Pondok Tahfidz
Modern Latansa Qur’ani didasarkan pada nilai-nilai yang dijiwai oleh
suasana-suasana yang dapat disimpulkan dalam Panca Jiwa.
Panca Jiwa adalah lima nilai yang
mendasari kehidupan Pondok Tahfidz Modern Latansa Qur’ani:
1.
Jiwa Keikhlasan
Jiwa ini berarti sepi ing pamrih,
yakni berbuat sesuatu bukan karena didorong oleh keinginan untuk mendapatkan
keuntungan tertentu. Segala perbuatan dilakukan dengan niat semata-mata untuk
ibadah, karena Allah Ta’ala. Kyai ikhlas medidik dan para guru ikhlas dalam
membantu menjalankan proses pendidikan serta para santri yang ikhlas dididik.
Jiwa ini menciptakan suasana kehidupan
pondok yang harmonis antara kyai yang disegani dan santri yang taat, cinta dan
penuh hormat. Jiwa ini menjadikan santri senantiasa siap berjuang di jalan
Allah, di manapun dan kapanpun.
2. Jiwa Kesabaran
Sabar dalam segala
hal yang dilakukan ketika di dalam pondok atau ketika sudah terjun di
masyarakat adalah suatu jiwa yang ada dalam diri Kiyai, para guru, dan para
santri tahfidz. Bersabar ketika segala ikhtiar lahir bathin sudah maksimal
dijalankan.
3. Jiwa kesederhanaan
Kehidupan di pondok diliputi oleh
suasana kesederhanaan. Sederhana tidak berarti pasif atau nerimo, tidak juga
berarti miskin dan melarat. Justru dalam jiwa kesederhanan itu terdapat
nilai-nilai kekuatan, kesanggupan, ketabahan dan penguasaan diri dalam menghadapi
perjuangan hidup.
Di balik kesederhanaan ini terpancar
jiwa besar, berani maju dan pantang mundur dalam segala keadaan. Bahkan di
sinilah hidup dan tumbuhnya mental dan karakter yang kuat, yang menjadi syarat
bagi perjuangan dalam segala segi kehidupan .
4.
Jiwa Berdikari
Berdikari atau kesanggupan menolong
diri sendiri merupakan senjata ampuh yang dibekalkan pesantren kepada para
santrinya. Berdikari tidak saja berarti bahwa santri sanggup belajar dan
berlatih mengurus segala kepentingannya sendiri, tetapi pondok pesantren itu
sendiri sebagai lembaga pendidikan juga harus sanggup berdikari sehingga tidak
pernah menyandarkan kehidupannya kepada bantuan atau belas kasihan pihak lain .
Inilah Zelp berdruiping systeem
(sama-sama memberikan iuran dan sama-sama memakai). Dalam pada itu, Pondok
tidaklah bersifat kaku, sehingga menolak orang-orang yang hendak membantu.
Semua pekerjaan yang ada di dalam pondok dikerjakan oleh kyai dan para santrinya
sendiri, tidak ada pegawai di dalam pondok.
5. Jiwa Ukhuwwah Islamiah
Kehidupan di pondok pesantren diliputi
suasana persaudaraan yang akrab, sehingga segala suka dan duka dirasakan
bersama dalam jalinan ukhuwwah Islamiah. Tidak ada dinding yang dapat
memisahkan antara mereka. Ukhuwah ini bukan saja selama mereka di Pondok,
tetapi juga mempengaruhi ke arah persatuan ummat dalam masyarakat setelah
mereka terjun di masyarakat.
Motto
Pendidikan Pondok Tahfidz Modern
Latansa Qur’ani menekankan pada pembentukan pribadi mukmin muslim yang berbudi
tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berhati sabar & ikhlas.
Kriteria atau sifat-sifat utama ini merupakan motto pendidikan di Pondok
Tahfidz Modern Latansa Qur’ani.
1. Berbudi tinggi
Berbudi tinggi merupakan landasan
paling utama yang ditanamkan oleh Pondok ini kepada seluruh santrinya dalam
semua tingkatan; dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi. Moral
berbudi tinggi diwujudkan dalam sikap, prilaku, dan tindakan yang baik dan
mulia, tidak melanggar norma-norma yang ada di masyarakat. Manusia berbudi
tinggi mempunyai kecerdasan akal, mampu mengendalikan emosi atau perasaannya,
berbahasa dengan baik, memiliki kecerdasan spiritual, dan bekerja secara cerdas
serta ikhlas. Realisasi penanaman motto ini dilakukan melalui seluruh unsur
pendidikan yang ada.
2. Berbadan Sehat
Tubuh yang sehat adalah sisi lain yang
dianggap penting dalam pendidikan di Pondok ini. Dengan tubuh yang sehat para
santri akan dapat melaksanakan tugas hidup dan beribadah dengan sebaik-baiknya.
Pemeliharaan kesehatan dilakukan melalui berbagai kegiatan olahraga, dan bahkan
ada olahraga rutin yang wajib diikuti oleh seluruh santri sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan.
3. Berpengetahuan Luas
Para santri di Pondok ini dididik
melalui proses yang telah dirancang secara sistematik untuk dapat memperluas
wawasan dan pengetahuan mereka. Santri tidak hanya diajari pengetahuan, lebih
dari itu mereka diajari cara belajar yang dapat digunakan untuk membuka gudang
pengetahuan. Kyai sering berpesan bahwa pengetahuan itu luas, tidak terbatas,
tetapi tidak boleh terlepas dari berbudi tinggi, sehingga seseorang itu tahu
untuk apa ia belajar serta tahu prinsip untuk apa ia manambah ilmu.
4. Berhati Sabar & Ikhlas
Hati yang sabar serta ikhlas sangat diperlukan di dalam kehidupan ini, kita seringkali menjumpai berbagai macam keadaan seperti perjuangan menghafal Qur’an, suka duka, bahagia dan derita, perasaan lega dan kecewa, senyuman dan air mata. Serta ujian-ujian yang datang silih berganti, semua itu butuh kekuatan hati dan mental yang kokoh.

Komentar
Posting Komentar